Kalkulator Dinding Hebel (7.5 cm) 4x3m

Hitung estimasi kebutuhan bata merah, hebel, atau batako secara presisi untuk proyek dinding rumah Anda.

5%

Hasil Estimasi Material Dinding

infoTermasuk cadangan 5%
rebase_edit

Total Hebel (7.5 cm)

0

Pcs

Kebutuhan material utama

package_2

Semen / Mortar

0

Sak

Semen Instant (Thin-bed)

Estimasi Finishing (Plesteran & Acian 2 Sisi)

format_paint

Total Semen (Plester + Aci)

0

Sak (@50kg)

Estimasi untuk plesteran 1:5 dan acian kedua sisi.

texture

Total Pasir Plester

0

Pasir pasang ayak halus.

Rincian Perhitungan Luas Netto

Luas Kotor0 m²
Bukaan (Pintu/Jendela)-3.0 m²
Luas Netto0 m²

Panduan Memilih Material Dinding

Memilih material dinding sangat menentukan kecepatan pembangunan dan kekuatan struktur bangunan. Berikut adalah perbandingan singkat material yang tersedia di kalkulator ini:

1. Bata Merah (Brick)

Material paling tradisional dan kuat. Kelebihannya adalah tahan panas dan mampu meredam suara dengan baik. Namun, proses pemasangannya lebih lambat dan membutuhkan volume semen serta pasir yang lebih besar.

2. Hebel (Bata Ringan / AAC)

Bata modern yang sangat ringan dan presisi. Keunggulan utamanya adalah kecepatan pemasangan yang sangat tinggi karena ukurannya yang besar dan cukup menggunakan Semen Mortar (Thin-bed).

3. Batako

Pilihan paling ekonomis dengan durabilitas yang cukup baik. Cocok untuk pagar atau gudang. Ukurannya besar sehingga relatif cepat dalam pemasangan.

Penting: Kalkulator ini mengasumsikan standar penggunaan material per meter persegi (m²). Hasil akhir mungkin berbeda tergantung ketebalan adukan semen dan pola pemasangan tukang di lapangan.

Perbandingan Teknis Material Dinding

Parameter Bata Merah Hebel (AAC) Batako
Berat Jenis Berat (1500 kg/m³) Ringan (600 kg/m³) Sedang (950 kg/m³)
Kecepatan Lambat (Kecil) Sangat Cepat (Besar) Cepat
Peredam Suara Sangat Baik Baik Kurang
Perekat Semen Pasir (Tebal 2-3cm) Mortar (Tipis 3mm) Semen Pasir

Tips Pemasangan Hebel yang Benar

Banyak kasus dinding hebel retak rambut. Hindari dengan cara berikut:

  1. Gunakan Mortar Khusus: Jangan pakai semen biasa. Mortar perekat hebel (Thinbed) didesain mengikat pori-pori halus AAC.
  2. Basahi Dulu? Tidak Perlu! Berbeda dengan bata merah yang wajib direndam, hebel justru harus kering saat dipasang.
  3. Pasang Stek Besi: Setiap ketinggian 1 meter, bor kolom praktis dan tanam besi stek (angkur) agar dinding terikat kuat ke struktur.

FAQ

Apakah hebel butuh kolom praktis?

Wajib. Standar teknis mengharuskan kolom praktis setiap luasan dinding 9-12 m² atau setiap jarak 3 meter untuk mencegah dinding roboh saat gempa.