Kalkulator Rangka Atap Kayu 12x8m

Hitung kebutuhan rangka atap kayu (kaso, reng, paku) dan genteng untuk berbagai jenis penutup atap rumah Anda.

square_footLuas Atap
0 m²

Luas datar: 0 m² × Faktor kemiringan 30°

inventory_2

Hasil Estimasi Material

Wood Icon

Kebutuhan Rangka Atap

Rangka kayu konvensional

  • widthKaso 5/7 cm
    0 m³
  • reorderReng 3/2 cm
    0 m³
  • hardwarePaku
    0 kg

Kebutuhan Rangka Atap dalam satuan m³ atau buah berdasarkan rasio dan jenis pekerjaan.

Tile Icon

Kebutuhan Genteng

Penutup atap

0buah

Kebutuhan Genteng dalam satuan buah berdasarkan rasio dan jenis pekerjaan.

info
Catatan: Estimasi ini menggunakan koefisien SNI untuk rangka atap kayu standar. Untuk konstruksi dengan beban khusus atau bentang lebar, konsultasikan dengan ahli struktur. Tambahkan 5-10% toleransi untuk potongan dan penyusutan.

Panduan Rangka Atap Kayu Konvensional

Meskipun baja ringan semakin populer, rangka atap kayu masih menjadi pilihan utama banyak orang karena kemudahan pengerjaan dan harga yang lebih bersaing di beberapa daerah. Pemilihan kayu yang tepat sangat menentukan kekuatan dan ketahanan atap Anda.

Jenis Kayu untuk Rangka Atap

Berikut adalah beberapa jenis kayu yang umum digunakan untuk rangka atap:

  • Kayu Meranti: Paling umum digunakan, harga terjangkau dengan kekuatan cukup baik untuk beban genteng tanah dan metal.
  • Kayu Kamper: Lebih kuat dan tahan rayap dari meranti, cocok untuk daerah lembab.
  • Kayu Bengkirai/Ulin: Kelas premium dengan ketahanan luar biasa, cocok untuk beban berat seperti genteng beton.

Dimensi Standar Rangka Kayu

Kaso (Usuk)

Ukuran standar 5/7 cm atau 6/12 cm untuk bentang lebar. Dipasang dengan jarak antar kaso 40-60 cm tergantung beban genteng.

Reng (Lata)

Ukuran standar 2/3 cm atau 3/4 cm. Jarak antar reng disesuaikan dengan panjang lekukan genteng (umumnya 25-35 cm).

Jenis-Jenis Genteng

Pemilihan genteng sangat mempengaruhi kebutuhan rangka karena beratnya berbeda:

  • Genteng Biasa (Tanah): Paling umum, berat ±2.5 kg/pcs. Butuh rangka kokoh karena beban cukup besar.
  • Genteng Glazuur: Genteng tanah yang dilapisi glasir mengkilap. Lebih mahal tapi lebih tahan bocor.
  • Genteng Beton: Sangat berat (±4.5 kg/pcs), harus dengan rangka extra kuat dan jarak kaso rapat.
  • Genteng Metal: Ringan dan cepat pasang. Cocok untuk rangka kayu standar maupun baja ringan.
  • Asbes/Spandek: Paling ringan dan murah. Lembaran luas sehingga butuh sedikit reng.

Tips Pemasangan Rangka Atap Kayu

  • Kemiringan Minimal: 30° untuk genteng tanah/beton agar air mengalir lancar. Genteng metal minimal 15°.
  • Treatment Anti Rayap: Olesi kayu dengan obat anti rayap sebelum dipasang, terutama untuk kayu meranti.
  • Jangan Pakai Kayu Basah: Kayu dengan kadar air tinggi akan melintir saat kering dan merusak struktur atap.

FAQ

Berapa lama umur rangka atap kayu?

Dengan pemilihan kayu yang tepat dan treatment anti rayap, rangka atap kayu bisa bertahan 25-50 tahun, bahkan lebih untuk kayu kelas tinggi seperti bengkirai atau ulin.

Mana lebih baik: kayu atau baja ringan?

Keduanya punya kelebihan masing-masing. Kayu lebih mudah dipotong dan disambung di lokasi, cocok untuk bentuk atap kompleks. Baja ringan lebih seragam kualitasnya, tidak dimakan rayap, dan lebih cepat pemasangannya untuk bentuk standar.